Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2014

Fakta Seputar Letusan Gunung Kelud







Beberapa hewan dikabarkan keluar dari hutan menuju permukiman penduduk di kaki Gunung Kelud. Kabar ini disampaikan sejumlah warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, Jawa Timur.
"Ada laporan yang masuk, bahwa warga melihat kijang dan hewan lain keluar hutan menuju permukiman penduduk," beber mantan Kepala Desa Pandansari, Sakirman ketika dikonfirmasi di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/2/2014).
Sakirman yang juga anggota Tim Siaga Jangkar Kelud mengatakan, salah satu tanda alam jika gunung mau meletus memang berpindahnya hewan-hewan yang ada di sekitar gunung. Dalam kasus ini, kijang dan kera keluar yang dari hutan menuju dekat permukiman warga.
Bila benar demikian, berarti aktivitas Gunung Kelud benar-benar harus diwaspadai. Hanya saja, Sakirman belum memercayai sepenuhnya laporan yang masuk tersebut. Ia pun mengimbau warga sekitar yang biasa masuk ke dalam hutan untuk mengecek informasi tersebut.
Gunung Kelud terhitung Senin petang 10 Februari 2014, berstatus Siaga. Meningkatnya status Kelud dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III) jelas menyita perhatian banyak pihak di Tanah Air.
Sebab, bila Kelud kembali meletus, banyak warga di 3 kabupaten di Jawa Timur yang terancam. Secara administratif, gunung api berketinggian 1.731 meter dari permukaan laut (mdpl) ini terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang. Sementara, puncak kawah Gunung Kelud terletak di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.
Kelud tercatat sebagai salah satu gunung teraktif di Jawa Timur. Merujuk penelitian Lembaga Smithsonian di Washington DC, Amerika Serikat, selama seabad atau 100 tahun terakhir tercatat letusan Gunung Kelud hampir 40 kali.
Letusan 1586
Dalam catatan sejarah, letusan terbesar sejak 1.000 tahun lampau berlangsung pada 1586. Pada waktu itu hampir semua karakter erupsi terjadi, seperti letusan hebat, luncuran awan panas hingga lelehan lahar panas dan lahar dingin.
Berdasarkan buku Data Dasar Gunung Api di Indonesia, jumlah korban saat itu diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu orang --jumlah yang sangat besar mengingat populasi penduduk di sana saat itu masih sangat sedikit. Letusan pada 1586 itu diperkirakan memiliki kekuatan Volcanic Explosivity Index (VEI): 5. Ini setara letusan Gunung Pinnatubo di Filipina pada 1991.
Sebagai perbandingan kekuatan letusan, Gunung Tambora yang meletus pada 1815 berkekuatan VEI=7 mengakibatkan 92 ribu orang meninggal dunia. Sementara, letusan Gunung Krakatau pada 1883 yang berkekuatan VEI=6 mencerabut nyawa 36.400 warga. Letusan Krakatau yang VEI=6 itu setara dengan 150-175 megaton dinamit atau setara dengan 7,500-8,750 bom atom Hiroshima -- 1 bom Hiroshima kira-kira termal energinya 20 kiloton.

Jumat, 30 Agustus 2013

Sejarah Sinterklas

Berbagai Macam Legenda Sinterklas

Legenda Sinterklaas muncul pada ribuan tahun silam. Dewa perang dalam legenda Eropa Utara, saat musim dingin, menunggang kudanya yang berkaki 8 berlari cepat ke ujung langit penjuru laut, menjatuhkan hukuman kepada yang jahat dan memuji yang baik, membagikan hadiah. Pada saat yang sama, anaknya yaitu Dewa Petir yang berbusana merah dengan petir sebagai senjatanya berperang dengan semua dewa salju di kegelapan malam, yang berakhir dengan kemenangannya.

Ada juga legenda yang mengatakan bahwa Sinterklaas berasal dari St. Nicholas, karenanya Sinterklaas juga disebut St. Nicholas, oleh karena kisah-kisah ini sebagian besar mengobarkan semangat Kristen, tempat asal, alur cerita kebanyakan telah dilupakan, namun Sinterklaas malah kekal abadi di dalam dunia rohani banyak orang. Setiap tahun pada hari Natal, Sinterklaas menunggang di atas konstelasi Aries, bocah suci memegangi pohon cemara (pohon Natal) turun ke dunia manusia, namun seiring dengan perubahan kehidupan manusia, pengarang dan seniman mulai melukiskan Sinterklaas menjadi wujud Sinterklaas berbusana merah dan berjanggut putih yang kita kenal sekarang.


Bersamaan itu juga terdapat penjelasan yang berbeda terhadap negara dan budaya yang berbeda. Asal-usul Sinterklaas di Jerman berdasarkan pada cerita Dewa Woden (dari sini juga muncul istilah 'Wodenesday' atau hari Woden, di mana kita menyebutnya Wednesday (hari Rabu). Woden penting bagi para penduduk di tempat yang sekarang kita kenal sebagai Jerman dan orang-orang Teuton kuno, di samping orang-orang Inggris. Woden, yaitu seorang tokoh di dalam sejarah, digambarkan di dalam mitologi sebagai menunggang kuda putihnya melalui udara, dengan berpakaian jubah yang berjela-jela. Dia mempunyai janggut putih yang panjang dan topi yang besar kerana dia juga dipercayai mempunyai kebijaksanaan, dan dia membawa sebuah buku di dalam tangannya.

Misteri Munculnya Anak Krakatau

Sepertinya tidak ada hal istimewa di Gunung Anak Krakatau, selain letaknya yang berada di tengah laut.


"Turis asing biasanya datang hanya buat `trekking`. Mereka naik ke puncak dan berfoto, itu saja," kata Amir 29 tahun, salah seorang penjaga Anak Krakatau.

Amir yang berasal dari Pulau Sebesi, pulau yang berjarak dua jam perjalanan dengan kapal dari Anak Krakatau tersebut, malah lebih tertarik untuk menceritakan mengenai kisah misteri yang melingkupi Anak Krakatau.

"Kadang-kadang, di malam hari kami mendengar suara-suara ramai, padahal tidak ada orang," katanya.

Kadangkala disertai dengan penampakan hewan-hewan yang tidak seharusnya berada di Anak Krakatau, karena di pulau yang evolusinya dijaga ketat itu, hingga kini cuma ada burung dan kupu-kupu serta hewan-hewan kecil lainnya.


Amir menyebutkan bahwa beberapa pengunjung mengaku melihat hewan-hewan seperti kadal besar atau burung besar, padahal polisi hutan yang melakukan patroli rutin hampir setiap hari tidak pernah menjumpai hewan-hewan itu.

"Waktu itu, sekitar bulan Juli, kami mendengar suara ribut di sekitar Pulau," tutur M Ikbal, polisi hutan Krakatau, menambah cerita misterius di Anak Krakatau.

Dari berbagai suara tersebut, Ikbal menyebutkan bahwa ia mendengar suara perempuan memanggil nama "Bambang". "Suara kadang aneh, ada dagelan, ada wayang juga," ceritanya.

Padahal, sejak bertugas di Anak Krakatau tahun 1991, Ikbal tidak pernah mendengar suara ribut seperti malam itu. "Kami juga melihat ada siluet kapal, tapi tidak jelas," katanya.

Tengah malam, ia dan penjaga lainnya memutuskan untuk berpatroli mencari sumber suara tersebut. Namun setelah berkeliling menyusuri pulau, mereka tidak menemukan sumber suara tersebut.

Larangan Orang Sunda Menikah Dengan Orang Jawa

Pernahkah anda mendengar bahwa orang Sunda dilarang menikah dengan orang Jawa atau sebaliknya? Ternyata hal itu hingga ini masih dipercaya oleh sebagian masyarakat kita. Lalu apa sebabnya?
Mitos tersebut hingga kini masih dipegang teguh beberapa gelintir orang. Tidak bahagia, melarat, tidak langgeng dan hal yang tidak baik bakal menimpa orang yang melanggar mitos tersebut.
Lalu mengapa orang Sunda dan Jawa dilarang menikah dan membina rumah tangga. Tidak ada literatur yang menuliskan tentang asal muasal mitos larang perkawinan itu. Namun mitos itu diduga akibat dari tragedi perang Bubat.
Peristiwa Perang Bubat diawali dari niat Prabu Hayam Wuruk yang ingin memperistri putri Dyah Pitaloka Citraresmi dari Negeri Sunda. Konon ketertarikan Hayam Wuruk terhadap putri tersebut karena beredarnya lukisan sang putri di Majapahit, yang dilukis secara diam-diam oleh seorang seniman pada masa itu, bernama Sungging Prabangkara.
Hayam Wuruk memang berniat memperistri Dyah Pitaloka dengan didorong alasan politik, yaitu untuk mengikat persekutuan dengan Negeri Sunda. Atas restu dari keluarga kerajaan Majapahit, Hayam Wuruk mengirimkan surat kehormatan kepada Maharaja Linggabuana untuk melamar Dyah Pitaloka. Upacara pernikahan rencananya akan dilangsungkan di Majapahit.
Maharaja Linggabuana lalu berangkat bersama rombongan Sunda ke Majapahit dan diterima serta ditempatkan di Pesanggrahan Bubat. Raja Sunda datang ke Bubat beserta permaisuri dan putri Dyah Pitaloka dengan diiringi sedikit prajurit.

Sumpah Pocong

Sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal.

Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.

Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali.


Di dalam sistem pengadilan Indonesia, sumpah ini dikenal sebagai sumpah mimbar dan merupakan salah satu pembuktian yang dijalankan oleh pengadilan dalam memeriksa perkara-perkara perdata, walaupun bentuk sumpah pocong sendiri tidak diatur dalam peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata. Sumpah mimbar lahir karena adanya perselisihan antara seseorang sebagai penggugat melawan orang lain sebagai tergugat, biasanya berupa perebutan harta warisan, hak-hak tanah, utang-piutang, dan sebagainya.

Dalam suatu kasus perdata ada beberapa tingkatan bukti yang layak diajukan, pertama adalah bukti surat dan kedua bukti saksi. Ada kalanya kedua belah pihak sulit menyediakan bukti-bukti tersebut, misalnya soal warisan, turun-temurunnya harta, atau utang-piutang yang dilakukan antara almarhum orang tua kedua belah pihak beberapa puluh tahun yang lalu. Bila hal ini terjadi maka bukti ketiga yang diajukan adalah bukti persangkaan yaitu dengan meneliti rentetan kejadian di masa lalu. Bukti ini agak rawan dilakukan. Bila ketiga macam bukti tersebut masih belum cukup bagi hakim untuk memutuskan suatu perkara maka dimintakan bukti keempat yaitu pengakuan. Mengingat letaknya yang paling akhir, sumpah pun menjadi alat satu-satunya untuk memutuskan sengketa tersebut. Jadi sumpah tersebut memberikan dampak langsung kepada pemutusan yang dilakukan hakim.

Sumpah ada dua macam yaitu Sumpah Suppletoir dan Sumpah Decisoir. Sumpah Supletoir atau sumpah tambahan dilakukan apabila sudah ada bukti permulaan tapi belum bisa meyakinkan kebenaran fakta, karenanya perlu ditambah sumpah. Dalam keadaan tanpa bukti sama sekali, hakim akan memberikan sumpah decisoir atau sumpah pemutus yang sifatnya tuntas, menyelesaikan perkara. Dengan menggunakan alat sumpah decisoir, putusan hakim akan semata-mata tergantung kepada bunyi sumpah dan keberanian pengucap sumpah. Agar memperoleh kebenaran yang hakiki, karena keputusan berdasarkan semata-mata pada bunyi sumpah, maka sumpah itu dikaitkan dengan sumpah pocong. Sumpah pocong dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis pada pengucap sumpah untuk tidak berdusta.

Selasa, 11 Desember 2012

Misteri Ratu Pantai Selatan

Kanjeng Ratu Kidul
Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. "Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku", kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. "Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya." Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. "Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri," kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Sabtu, 18 Agustus 2012

12 Zodiak

Cerita di Balik 12 Lambang Zodiak

Capricorn

Menurut mitologi bangsa Yunani, kambing yang dijadikan lambang zodiak ini memang kambing betulan. Namanya Amaltheus. Kambing ini pernah memberikan air susunya kepada dewa Zeus, ketika dewa tertinggi bangsa Yunani kuno ini masih bayi, dan berada dalam gua disembunyikan ibunya sebab takut dimangsa bapaknya yang ganas bernama Chronoos. Karena jasanya ini, kambing ini lalu diangkat ke langit, dibekali cahaya. Dan jadilah bintang.

Aquarius
Dilambangkan oleh seorang pemuda kece yang sedang menuang air dari tempayan besar. Siapa sih cowok kece ini? ialah yang bernama Ganimedes, pelayan paling setia dewa Zeus. Tugasnya memang membawakan minuman dewa paling agung bangsa Yunani itu.

Rabu, 08 Agustus 2012

Letusan Vesuvius

Gunung Vesuvius (bahasa Italia: Monte Vesuvio) , tanggal 25 Agustus 79 SM (2000 tahun lalu) mengejutkan dunia dengan letusan nya yang akan dikenang dalam sejarah, berada pada bagian timur Napoli Italia (40° 45? 2? LU, 14° 29? 23? BT ). Letusannya sendiri telah menghancurkan dan mengubur kota Pompeii setinggi 5-6 meter dengan abu abu vulkanik dan lahar panas hingga ditemukan kembali pada abad 18. Saat di temukan kota Pompeii relatif utuh dan juga ditemukan mayat mayat manusia yang berupa kerangka dan juga yang relatif utuh dibalut abu vulkanik sehingga masih terlihat bentuknya.

KOrban+Pompeii Letusan Vesuvius
 
Ledakan tersebut memakan korban jiwa yang begitu besar dan cerita mengenai ledakan Vesuvius ini diabadikan oleh Pliny,Jr (keponakan salah satu perwira angkatan laut romawi waktu itu). Tulisan mengenai kesaksian Pliny tersebut sempat di perdebatkan oleh para ahli karena meragukan gambaran ledakan yang di tulis dalam bukunya, namun pada akhirnya para ilmuwan merehabilitasi namanya karena di anggap ledakan seperti itu benar – benar bisa terjadi (yang kemudian dinamakan Pliny Eruption).

Jumat, 03 Agustus 2012

Chernobyl

Tanpa Ampun antara tahun 1990 dan 1998, telah terdiagnosis kasus gondok sebanyak 1.791 kasus pada anak-anak Ukraina, yang hidup di wilayah di sekitar Pembangkit Tenaga Nuklir Chernobyl. Para ahli telah menghubungkan semua penyakit kanker ini dengan kecelakaan nuklir Chernobyl. Diperkirakan akan didapati semakin banyak kasus.Kecacatan pada Rancangan Pembangkit tenaga nuklir Chernobyl menggunakan reaktor nuklir yang dikenal sebagai RBMK-1000, dibangun dan dirancang oleh orang Soviet, dan kemudian hingga saat ini tidak digunakan di mana pun di dunia.

chernobyl1 Kecelakaan Nuklir Chernobyl
.

RMBK-1000 menggunakan balok-balok grafit sebagai pengganti air ya didinginkan. Hal ini dikembangkan karena dua alasan: untuk membangkitkan listrik, dan juga menyediakan plutonium dalam tingkat persenjataan bagi Uni Soviet secara terus-menerus—ini adalah salah satu produk samping sistem grafit. Selama perang dingin, Uni Soviet berketetapan untuk memproduksi senjata penghancur massal, setara dengan program senjata nuklir Amerika Serikat. Dengan suplai plutonium secara terus-menerus dan bisa diandalkan maka Uni Soviet bisa terus-menerus memperluas persenjataan nuklir mereka dan secara bersamaan menyediakan listrik bagi negara mereka.

Rabu, 01 Agustus 2012

5 Orang Terkejam Sepanjang Masa

Ingat dengan elizabeth Bathory?? dia adalah wanita terkejam sepanjang sejarah yang menghebohkan dunia dengan kasus pembunuhannya yaitu 650 kasus pembunuhan, nah ini di beritaekstrim anda akan diajak untuk semakin mengenal siapa sajaorang orang terkejam di dunia?? berhubung artikel ini sangat panjang maka akan di bahas dalam dua part.. Mari kita simak part yang pertama ini

Daftar 5 Orang Terkejam sepanjang masa New Versi

Ini lah daftar orang terkejam di dunia yang tidak mempunya keprikemanusiaan dan prikeadilan,bahwa mereka merencanakan sesuatu demi kepribadian sendiri dan tanpa mengetahui nasib orang laen.Dan kami sebagai photografer di seluru dunia mengpoling daftar penjahat terkejam yang membantai seluruh umat manusia lewat majalah publizer dunia,daftar penjahat terkejam itu sebagai berikut ini :

.
1.Josef Stalin
Josef+Stalin 5 Orang Terkejam Sepanjang Sejarah

Josif (Josef) Vissarionovich Stalin , Iósif Vissariónovich Stálin), nama asli Ioseb Jughashvili, (21 Desember 1879 (tarikh Kalender Gregorian) – 5 Maret 1953) adalah pemimpin Uni Soviet dan seorang diktator yang sangat kejam, dikenal juga dengan sebutan Manusia Baja. Ia diperkirakan telah memerintahkan pembunuhan sekitar 30 juta jiwa penduduk Rusia dan negara-negara sekitarnya. Ia juga dikenal sebagai orang yang membenci agama. Tadinya ia masuk seminari di Tbilisi, namun ia kemudian menjadi tak percaya lagi pada Tuhan setelah membaca buku Asal-usul Spesies karya Charles Darwin.

Ia tampil sebagai pemimpin partai komunis dalam negara Uni Republik Soviet Sosialis.Saingan utama Stalin adalah Leon Trotsky, Leon berhasil diusir keluar dari Rusia kemudian dibunuh. Menjelang tahun 1929 Stalin menjadi kepala negara. Ia memperlakukan saingannya atau siapapun yang melawannya degan kejam mereka semua dihukum mati sebagai mesuh negara Sovyet atau menjebloskannya ke dalam kampkamp penjara. 

Jumat, 27 Juli 2012

KH. Ahmad Dahlan


Muhammad Darwisy (Nama Kecil Kyai Haji Ahmad Dahlan) dilahirkan dari kedua orang tuanya, yaitu KH. Abu Bakar (seorang ulama dan Khatib terkemuka di Mesjid Besar Kesultanan Yogyakarta) dan Nyai Abu Bakar (puteri dari H. Ibrahim yang menjabat sebagai penghulu kesultanan juga). Ia merupakan anak ke-empat dari tujuh orang bersaudara yang keseluruhanya saudaranya perempuan, kecuali adik bungsunya.

Dalam silsilah ia termasuk keturunan yang kedua belas dari Maulana Malik Ibrahim, seorang wali besar dan seorang yang terkemuka diantara Wali Songo, yang merupakan pelopor pertama dari penyebaran dan pengembangan Islam di Tanah Jawa (Kutojo dan Safwan, 1991).

Adapun silsilahnya ialah Muhammad Darwisy (Ahmad Dahlan) bin KH Abu Bakar bin KH. Muhammad Sulaiman bin Kiyai Murtadla bin Kiyai Ilyas bin Demang Djurung Djuru Kapindo bin Demang Djurung Djuru Sapisan bin Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Djatinom) bin Maulana Muhammad Fadlul'llah (Prapen) bin Maulana 'Ainul Yaqin bin Maulana Ishaq bin Maulana Malik Ibrahim (Yunus Salam, 1968: 6).
Muhammad Darwisy dididik dalam lingkungan pesantren sejak kecil yang mengajarinya pengetahuan agama dan bahasa Arab. Ia menunaikan ibadah haji ketika berusia 15 tahun (1883), lalu dilanjutkan dengan menuntut ilmu agama dan bahasa arab di Makkah selama lima tahun. Di sinilah ia berinteraksi dengan pemikiran-pemikiran pembaharu dalam dunia Islam, seperti Muhammad Abduh, al-Afghani, Rasyid Ridha, dan ibn Taimiyah.

Rabu, 25 Juli 2012

KH. Abdul Wahid Hasyim


KH. Abdul Wahid Hasyim adalah pahlawan nasional, salah seorang anggota BPUPKI dan perumus Pancasila dan merupakan Menteri Agama tiga kabinet (Kabinet Hatta, Kabinet Natsir, dan Kabinet Sukiman).

Mantan Ketua Tanfidiyyah PBNU (1948) dan Pemimpin dan pengasuh kedua Pesantren Tebuireng (1947 – 1950) ini, merupakan reformis dunia pendidikan pesantren dan pendidikan Islam Indonesia. Ia dikenal juga sebagai pendiri IAIN (sekarang UIN).

Kelahiran Wahid Hasyim

KH. Abdul Wahid Hasyim adalah putra dari pasangan KH. M. Hasyim Asy’ari-Nyai Nafiqah binti Kiai Ilyas (Madiun) yang di lahirkan pada Jum’at legi, 5 Rabi’ul Awal 1333 H./1 Juni 1914 M. Ayahandanya semula memberinya nama Muhammad Asy’ari, diambil dari nama kakeknya. Namun, namanya kemudian diganti menjadi Abdul Wahid, diambil dari nama datuknya. Dia anak kelima dan anak laki-laki pertama dari 10 bersaudara.

Menuntut Ilmu

Sejak kecil Abdul Wahid sudah masuk Madrasah Tebuireng dan sudah lulus pada usia yang sangat belia, 12 tahun. Selama bersekolah, ia giat mempelajari ilmu-ilmu kesustraan dan budaya Arab secara outodidak. Dia juga mempunyai hobi membaca yang sangat kuat. Dalam sehari, dia membaca minimal lima jam. Dia juga hafal banyak syair Arab yang kemudian disusun menjadi sebuah buku.

Ketika berusia 13 tahun, Abdul Wahid mulai melakukan pengembaraan mencari ilmu. Awalnya ia belajar di Pondok Siwalan, Panji, Sidoarjo. Di sana ia mondok mulai awal Ramadhan hingga tanggal 25 Ramadhan (hanya 25 hari). Setelah itu pindah ke Pesantren Lirboyo, Kediri, sebuah pesantren yang didirikan oleh KH. Abdul Karim, teman dan sekaligus murid ayahnya. Antara umur 13 dan 15 tahun, pemuda Wahid menjadi Santri Kelana, pindah dari satu pesantren ke pesantren lainnya. Tahun 1929 dia kembali ke pesantren Tebuireng.

Selasa, 17 Juli 2012

Asal Mula Kura-Kura Mendapat Kulit Yang Keras

Pada suatu hari-hari si Nanaboozhoo mendapatkan perasaan aneh. Dia baru saja terbangun dari tidurnya oleh suara gaduh dan caci maki yang dibuat oleh burung jay berwarna biru. Dia merasa marah atas gangguan ini lagi pula dia sedang lapar. Pikiran dia langsung ingin pergi ke desa untuk mencari makan. Memasuki desa, dia menemukan beberapa laki-laki sedang memasak ikan. Mereka berkemah di dekat air dan si Nanaboozhoo melihat banyak ikan yang sedang dipanggang diatas api. Karena telah merasa sangat lapar, dia minta ikan itu untuk dimakan. Laki-laki tersebut dengan senang hati memberinya beberapa ikan , tetapi memperingatkannya bahwa ikan tersebut masih panas.
Tanpa memperdulikan peringatan mereka ia dengan cepat memegang ikan itu sehingga tangannya terasa panas terbakar. Ia berlari ke danau terdekat untuk mendinginkan tangannya kedalam air. Karena masih mengantuk dia tersandung batu dan menimpah si Mishekae (seekor kura kura) yang sedang menjemur diri tepi danau. Pada waktu itu Mishekae belum mempunyai kulit keras seperti lazimnya kura-kura sekarang. Kulit Mi-she-kae masih berupa kulit yang halus, lembut dan tipis.
Mishekae menjerit dengan keras kepada si Nanaboozhoo dan menasehatinya untuk berhati-hati kalau sedang berjalan.Si Nanaboozhoo merasa malu atas keteledorannya dan meminta maaf kepada Mishekae. Didalam hatinya dia bertanya-tanya apakah dia bisa melakukan sesuatu buat Mishekae guna menebusnya kesalahannya. Dalam perjalanan pulang dia masih memikirkan untuk berbuat sesuatu Mishekae.

Masjid Gede Kauman - Masjid Tertua di Yogyakarta

Masjid ini dibangun untuk meneguhkan identitas ke-Islaman Kerajaan Ngayogyakarto.
Dibangun untuk menegaskan identitas ke-Islaman Kerajaan Ngayogyakarto Hadiningrat, Masjid Gede Kauman adalah masjid tertua di Yogya.

Masjid ini dibangun pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono I, tepatnya pada hari Ahad Wage, 29 Mei 1773 Masehi atau 6 Rabiul Akhir 1187 Hijriah. Masjid ini berstatus Masjid Raya Provinsi DIY, dan merupakan salah satu benda cagar budaya di Yogyakarta.
Masjid itu didirikan sebagai sarana beribadah bagi keluarga raja dan rakyatnya, serta untuk menegaskan identitas kerajaan Islam.

Sultan, Tangan Anda Harus Dipotong!!!

Syahdan, Sultan Muhammad Al-Fatih dari Dinasti Ottoman di Turki tengah mengadakan proyek pembangunan masjid di kota Istanbul.
Sultan ingin masjid ini menjadi salah satu ikon kota yang indah. Karenanya, ia menyewa seorang arsitek handal dari Roma yang bernama Eps Lante untuk menjadi pelaksana proyek.

Salah satu pesan Sultan adalah agar tiang-tiang mesjid itu dibuat dari mar-mar berkualitas tinggi, dan tiang-tiang itu dibangun tinggi agar masjid terlihat megah dan menawan dari kejauhan.

Proyek pun dijalankan. Tapi karena suatu dan lain hal, sang arsitek melaksanakan tidak seperti yang diperintahkan Sultan, terutama tinggi tiang yang tidak sesuai dengan tinggi yang diinginkan Sultan.

Hal ini pun disampaikan kepada Sultan. Begitu mendengar berita ini, Sultan langsung marah dan kecewa. Ia tak mampu menahan emosinya karena sudah menghabiskan banyak biaya untuk proyek ini. Dengan emosi, ia kemudian memerintahkan pengawalnya untuk memotong tangan sang arsitek!

14 Juni 1777: Lahirnya Bendera Nasional AS

Pada 1949, Kongres AS menyatakan 14 Juni sebagai hari Peringatan Bendera Nasional

Pada 235 tahun yang lalu, Kongres Amerika Serikat menyepakati bendera nasional mereka. Dikenal sebagai “Stars and Stripes,” bendera itu berupa garis-garis merah dan putih dengan kumpulan bintang di sudut kiri, yang banyaknya mewakili jumlah negara bagian di AS.

Menurut The History Channel, penetapan bendera itu berlangsung saat pasukan kemerdekaan AS pimpinan Jenderal George Washington masih berjuang mengusir kolonial Inggris. Dalam pertemuan yang kedua, para anggota Kongres menetapkan bahwa bendera Amerika Serikat terdiri dari tiga belas garis merah dan putih dan tiga belas bintang mewakili jumlah persatuan negara-negara serikat ketika itu.
Bendera ini resmi menggantikan bendera sebelumnya, “Grand Union,” yang sempat mewakili pejuang kemerdekaan pada 1776 dan juga terdiri dari 13 garis merah dan putih.

Menurut legenda, bendera baru AS itu dibuat oleh seorang penjahit di Kota Philadelphia, Betsy Ross, atas permintaan Jenderal Washington, yang kemudian menjadi presiden pertama AS. Namun kalangan sejarawan belum bisa membuktikan kebenaran klaim itu.

Dengan masuknya beberapa negara bagian baru ke AS setelah kemerdekaan, bertambah pula jumlah garis merah putih dan bintang pada bendera nasional. Namun pada 1818, Kongres menetapkan bahwa 13 garis merah dan putih tetap dipertahankan, untuk menghargai jumlah koloni mula-mula di negeri mereka sedangkan jumlah bintang boleh ditambahkan sesuai dengan banyaknya negara bagian.
Kini, bendera Stars and Stripes memiliki 50 bintang setelah Hawaii ditetapkan menjadi negara bagian ke-50 pada 1959. Sepuluh tahun sebelumnya, Kongres menyatakan bahwa setiap 14 Juni dinyatakan sebagai Hari Peringatan Bendera Nasional.